Apakah Kita Sudah Menjadi Hamba Yang Bersyukur?
Apakah Kita Sudah Menjadi
Hamba Yang Bersyukur?
Sedikit cuplikan kisah seorang lelaki tua yang sudah berumur 80 tahun suatu hari tiba-tiba terserang penyakit kencing batu, anak-anaknya pun segera membawanya ke rumah sakit. Sesampai di rumah sakit dokter langsung melakukan operasi penyedotan kencing batu. Akhirnya keadaannya kembali normal dan sakitnya pun hilang. Anak-anaknya langsung berterima kasih banyak kepada sang dokter dan terus memujinya. Kemudian mereka menoleh kepada sang bapak untuk menenteramkan hati. Tetiba mereka melihat sang bapak sudah tenggelam dalam tangisannya. Mereka mencoba menenangkannya dan menanyakan penyebab tangisannya; ‘masalahnya sudah selesai, Pak, kenapa bapak menangis?’. Bapak itu sedikit tenang kemudian menjelaskan sebab tangisannya dengan beberapa kalimat:
“Sekali saja dokter
menolongku, tetapi kita sudah merasakan kebaikan dan keutamaannya, kemudian
kita memenuhinya dengan kalimat syukur. Sedangkan sudah 80 tahun lamanya Alloh
Ta'ala (Yang Maha Mulia) meliputiku dengan nikmat, karunia, dan
perlindungan-Nya, tanpa perlu operasi apapun, tetapi kita tidak merasakan
karunia-Nya dan tidak memenuhi kewajiban untuk mensyukuri-Nya!”
Pandemi covid masih
berjalan. Mari saudara dan sahabatku. Selain kita tingkatkan iman, imun diri
dan protokol ketat covid, kita terus berdoa dan memohon kpd Alloh Ta'ala agar
pandemi ini segera berakhir. Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin.
Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata'ala. Menjadi hamba yang
Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur. Semoga Alloh Ta'ala
mengampuni dosa dan kesalahan kita. Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih
bermanfaat. Robbana Taqobbal Minna Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami),
aamiin.
Komentar
Posting Komentar