DOA YANG DIBACA RASUL KETIKA TURUN HUJAN
DOA YANG DIBACA RASUL
KETIKA TURUN HUJAN
Musim kemarau telah lama berlalu. Kini tiba masanya musim hujan. Ketika musim kemarau, kita suka melafalkan doa minta hujan, bahkan dibarengi dengan shalat istisqa. Seketika musim hujan datang, ternyata guyuran hujan tidak selamanya menguntungkan banyak orang. Terutama bagi orang-orang yang bermukim di daerah rawan banjir. Dulu pernah terjadi musim kemarau di masa Rasulullah. Kebanyakan orang datang menghampiri Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan meminta agar Beliau memohon kepada Allah agar hujan diturunkan.
Tak lama kemudian, hujan
lebat pun turun membasahi lingkungan penduduk. Saking kencangnya, rumah-rumah
penduduk banyak yang hancur, pepohanan berjatuhan, dan binatang ternak pun ikut
menderita. Melihat malapetaka ini, mereka mengadu kepada Rasul agar hujan
musibah itu segera dihentikan. Atas dasar permintaan ini, Nabi berdo’a,
“Allâhumma hawâlainâ wa lâ ’alainâ (Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami,
bukan untuk merusak kami),” HR Bukhari.
Hadis riwayat lain
al-Bukhari menyebutkan bahwa:
إن النبي - صلى الله عليه
وسلم- كان إذا رأى المطر قال اللهم صيبا نافعا
“Sesungguhnya Nabi SAW ketika melihat hujan
berdo’a: Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat.”
Hadits ini menunjukan bahwa
ketika hujan turun, Nabi SAW senantiasa meminta agar hujan yang diturunkan
Allah SWT menjadi hujan rahmat, hujan yang membawa berkah, bukan hujan
musibah. Do’a ini dibaca Nabi kisaran dua atau tiga kali berdasarkan riwayat
yang disampaikan Ibnu Majah.
Di saat musim hujan seperti
sekarang ini, do’a di atas penting untuk kita baca. Semoga hujan musim hujan
kali ini membawa kemaslahatan bagi kita bersama. Wallâhu a’lam.
Komentar
Posting Komentar