Indonesia-Inggris Perpanjang Kemitraan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi hingga 2025

 

Indonesia-Inggris Perpanjang Kemitraan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi hingga 2025

 

Jakarta Pemerintah Indonesia dan Inggris telah sepakat untuk memperpanjang kemitraan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi hingga tahun 2025 demi mendukung kerja sama para peneliti guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.

Berlanjutnya kemitraan Inggris-Indonesia ini akan ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional  Bambang Brodjonegoro dan Menteri Ilmu Pengetahuan, Riset, dan Inovasi Inggris, Amanda Solloway MP.

Menurut Bambang, sains, teknologi, dan inovasi merupakan aspek penting dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi.

Dia mencontohkan penelitian Indonesia-Inggris yang sudah berjalan. Antara lain meliputi riset tentang peningkatan hasil panen dan ketahanan pertanian terhadap perubahan iklim; memperkuat pertahanan dan kemampuan deteksi cuaca ekstrim; dan pencegahan penyebaran penyakit menular. 

Sejak diluncurkan pada tahun 2014, Kemitraan Indonesia-Inggris dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi telah meluncurkan lebih dari 22 kompetisi pendanaan riset melalui 15 program riset dan inovasi.

Komentar